SAMPIT, katakata.co.id – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Sampit terus memperkuat dukungan terhadap program rehabilitasi dan reedukasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui asesmen untuk menggali kondisi, kebutuhan, serta faktor-faktor yang memengaruhi proses pembinaan warga binaan.
Kali ini, dua orang Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas Kelas II Sampit melaksanakan asesmen terhadap empat WBP di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit, Kamis (8/10/2026).
Pelaksanaan asesmen tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran terbaru terkait asesmen bagi WBP yang menjalani pidana dalam perkara pidana umum, sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung pelaksanaan program rehabilitasi dan reedukasi.
Dari empat WBP yang mengikuti kegiatan tersebut, seluruhnya berjenis kelamin laki-laki. Mereka terdiri atas dua orang dengan perkara penganiayaan dan dua orang lainnya dengan perkara penggelapan.
Dalam pelaksanaannya, PK melakukan penggalian data dan informasi secara menyeluruh untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi masing-masing WBP. Data tersebut diperlukan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan bentuk pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan individu.
Asesmen Jadi Dasar Penentuan Pembinaan
Melalui asesmen, proses pembinaan diharapkan tidak hanya berfokus pada pemenuhan kewajiban selama menjalani masa pidana, tetapi juga memperhatikan kebutuhan perubahan perilaku dan kesiapan WBP untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
“Pelaksanaan asesmen ini menjadi bagian penting untuk menggali kondisi dan kebutuhan masing-masing WBP. Dengan informasi yang diperoleh, tindak lanjut pembinaan dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi individu,” demikian penjelasan mengenai tujuan kegiatan asesmen tersebut.
Hasil asesmen selanjutnya akan menjadi bahan dalam menentukan tindak lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, program rehabilitasi dan reedukasi diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih terarah, tepat sasaran, dan mendukung perubahan positif bagi warga binaan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan lancar. Melalui pelaksanaan asesmen secara berkelanjutan, Bapas Kelas II Sampit turut mendukung upaya pembinaan yang lebih terukur serta mempersiapkan WBP untuk menjalani proses reintegrasi sosial sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


