PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Geliat persaingan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 di Lampung memang baru dimulai April tahun depan. Namun, atmosfer hangatnya sudah mulai terasa di Bumi Tambun Bungai. Langkah cepat dan taktis diambil oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah dengan menetapkan nakhoda kontingen lebih awal. Sebuah keputusan strategis yang tidak hanya berbicara tentang kesiapan fisik, tetapi juga kematangan mental dan organisasi.
Restu dari Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, menjadi legitimasi kuat di balik penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kontingen pada Selasa (29/9/2026). Di sinilah menariknya: mandat ketua kontingen dipercayakan kepada Sigit Widodo, seorang figur yang rekam jejaknya sudah tidak asing lagi bagi publik Kalimantan Tengah, khususnya di Kota Palangka Raya.
Bagi kami di dunia jurnalisme, Sigit Widodo bukanlah orang luar. Dia adalah mantan wartawan yang sukses meniti karier di jalur pengabdian masyarakat sebagai Anggota DPRD Kota Palangka Raya. Sukses di luar dunia pers tidak membuatnya lupa jalan pulang. Ikatan emosionalnya dengan aroma ruang redaksi dan organisasi PWI tetap lekat. Ketika panggilan untuk mengabdi kembali datang, dia tidak ragu untuk mengiyakan.
Penunjukan Sigit Widodo membawa harapan baru yang realistis. Mengapa? Karena selain memiliki latar belakang jurnalis, dia adalah seorang aktivis olahraga sejati. Ia paham betul anatomi kompetisi, tahu bagaimana membakar semangat atlet, dan mengerti bahwa prestasi tidak lahir dari proses instan yang serba terburu-buru.
Kita semua merindukan momentum di mana Kontingen PWI Kalteng kembali merangsek dan bertengger di posisi tiga besar nasional. Target ini jelas bukan pekerjaan ringan, namun juga bukan hal yang mustahil. Dengan bekal tiga fondasi utama yang diusung Sigit—prestasi, administrasi, dan kolaborasi—arah perjuangan kita kini menjadi lebih terukur.
Sebagai ketua harian kontingen yang mendampingi beliau dalam tim Porwanas, saya melihat ada optimisme yang besar. Kombinasi antara kedekatan emosional sebagai sesama jurnalis dan “tangan dingin” kepemimpinannya di dunia olahraga adalah modal utama kita. Waktu beberapa bulan ke depan akan menjadi pembuktian bagaimana sinergi ini dimatangkan sejak dini.
Selamat bekerja untuk Bung Sigit Widodo dan seluruh pengurus. Arena Porwanas Lampung sudah menanti, dan dengan persiapan yang matang, mari kita bawa pulang kembali kejayaan olahraga wartawan Kalimantan Tengah ke tanah borneo. Isen Mulang!
Penulis/Editor : Ririen Binti


