PALANGKA RAYA, kata-kata.co.id – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran kembali melakukan penataan jajaran birokrasi dengan melantik lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah janji jabatan tersebut berlangsung di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Jumat (18/9/2026) malam.
Pengangkatan kelima pejabat tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 100.3.3.1/241/2026 tertanggal 17 September 2026. Penetapan dilakukan berdasarkan hasil pertimbangan Tim Evaluasi Kinerja yang dituangkan dalam Berita Acara Nomor BA.004/TPK-PTK/IX/2026 tertanggal 16 September 2026.
Kelima pejabat tersebut mendapat penugasan baru pada sejumlah perangkat daerah strategis di lingkungan Pemprov Kalteng.
Tirta, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pengembangan Pemuda pada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalteng, kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Kalteng.
Adi Soeseno, sebelumnya menjabat Kepala Bidang Perlindungan Perkebunan pada Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng, dilantik sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng.
Selanjutnya, Suryanto yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Kalteng, kini dipercaya memimpin perangkat daerah tersebut.
Flederyck, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan pada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalteng, mendapat amanah sebagai Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng.
Sementara Jhon Lis Berger, yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pemerintahan pada Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Kalteng, kini dipercaya sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Kalteng.
Dalam arahannya, Agustiar menegaskan bahwa rotasi dan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan. Penataan jabatan tersebut, menurutnya, harus diarahkan untuk memperkuat efektivitas kerja sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Gubernur meminta para pejabat yang baru dilantik tidak berhenti pada seremonial pelantikan. Mereka diminta segera memahami tugas, bergerak cepat, serta menunjukkan hasil kerja sesuai tanggung jawab yang diberikan.
“Rotasi dan penetapan jabatan ini bukan sekadar formalitas birokrasi, melainkan langkah strategis untuk mengoptimalkan kinerja pelayanan publik di Kalimantan Tengah. Saya meminta para pejabat yang baru dilantik langsung turun tangan, bergerak cepat, dan menunjukkan integritas tinggi dalam mengemban amanah rakyat,” tegas Agustiar.
Ia juga mengingatkan agar setiap program kerja yang dijalankan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat. Untuk itu, koordinasi antarperangkat daerah dinilai penting agar pelaksanaan program pemerintahan dapat berjalan efektif dan saling mendukung.
Selain kompetensi dan kinerja, Agustiar menekankan pentingnya integritas dalam menjalankan jabatan. Prinsip pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel harus menjadi landasan dalam melaksanakan setiap tugas.
Dengan penempatan baru tersebut, kelima pejabat diharapkan segera beradaptasi dan menjalankan tanggung jawab masing-masing secara optimal, sekaligus memperkuat kinerja birokrasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kalimantan Tengah.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


