PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) terus memperkuat barisan dalam memerangi peredaran gelap narkoba di wilayah Palangka Raya. Kali ini, GDAN menggandeng Pimpinan Daerah Wanita Islam Kota Palangka Raya dan ibu-ibu pengajian Masjid Raudhatul Khair untuk menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Sosialisasi Pencegahan dan Bahaya Narkoba di Kampung Puntun, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan yang berpusat di Posko Antinarkoba Kampung Puntun ini tidak hanya menjadi wadah syiar keagamaan, tetapi juga momentum penting untuk membangkitkan keberanian kaum ibu sebagai madrasah pertama dalam menjaga keluarga dari bahaya narkoba.

Ketua GDAN Kota Palangka Raya, Ingkit Djaper, menegaskan bahwa perpaduan antara kegiatan keagamaan dan sosialisasi ini memiliki dampak ganda yang sangat positif bagi ketahanan sosial masyarakat.
“Kami meyakini kegiatan ini selain meningkatkan iman kepada Tuhan, juga mendorong kebersamaan seluruh komponen untuk bergerak bersama-sama memerangi narkoba,” ujar Ingkit Djaper.
Langkah ini juga mendapat dukungan penuh dari tingkat pusat. Ketua DPP GDAN, Ririen Binti, menambahkan bahwa kunci utama dalam membersihkan Kampung Puntun dari jerat narkoba adalah kekompakan dan sinergi yang kokoh antara seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait.
“GDAN meyakini dengan kekompakan seluruh komponen, baik itu Pemerintah Provinsi Kalteng dan Pemkot Palangka Raya, aparat hukum dari Polda Kalteng dan Polresta Palangka Raya, TNI, BNNP, GDAN, serta seluruh masyarakat Puntun. Maka dengan pertolongan Tuhan, Kampung Puntun bisa bebas dari narkoba dan menjadi kampung yang penuh kedamaian,” ungkap Ririen Binti optimis.
Di sisi lain, keterlibatan aktif kaum perempuan dinilai akan menjadi pendobrak utama dalam memutus mata rantai peredaran barang haram tersebut di lingkungan keluarga. Ketua Wanita Islam Palangka Raya, Sumaryani, menyatakan kesiapan jajarannya untuk berdiri di garda terdepan.
“Dengan kekompakan Wanita Islam Kota Palangka Raya, dan terutama Wanita Islam Kampung Puntun, maka barang haram yang sangat merusak kehidupan dari semua sisi ini pasti berhasil ditekan. Kita ingin Puntun berubah menjadi tempat yang damai dan lebih maju kehidupan ekonominya,” tutur Sumaryani.
Dalam acara ini, kaum ibu yang hadir juga mengikrarkan deklarasi bersama yang memuat komitmen kuat untuk menolak keras narkoba, menjaga anak dan lingkungan, serta mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkoba demi mewujudkan keluarga sakinah yang sehat dan bebas dari narkotika.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


