SAMPIT, katakata.co.id – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bakal mendapat tambahan dukungan armada. Sebanyak 10 unit mobil tangki pemadam kebakaran direncanakan segera diperbantukan, untuk memperkuat upaya pemadaman di wilayah yang masih dilanda karhutla.
Bupati Kotim, Halikinnor mengatakan, informasi mengenai bantuan tersebut disampaikan oleh Dandim 1015/Sampit. Tambahan armada ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan petugas dalam menjangkau lokasi kebakaran, terutama saat sumber air di sejumlah wilayah mulai terbatas.
“Alhamdulillah kita menerima informasi dari Pak Dandim, bahwa kita mendapatkan bantuan 10 mobil tangki pemadam kebakaran,” kata Halikinnor, Rabu (2/9/2026).
Dari 10 unit yang akan diterima, tujuh mobil tangki akan ditempatkan di Posko Penanggulangan Karhutla. Sementara tiga unit lainnya akan diarahkan langsung ke wilayah kecamatan yang dinilai membutuhkan dukungan armada.
Tiga wilayah yang menjadi sasaran penempatan tersebut yakni Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Mentaya Hilir Utara dan Kota Besi. Penempatan di tingkat kecamatan dinilai penting karena kawasan tersebut memiliki permukiman yang cukup padat serta sejumlah akses yang rawan terdampak kebakaran.
“Dari 10 mobil itu, nanti 7 kita tempatkan di posko penanggulangan karhutla, dan 3 itu kita serahkan ke kecamatan yang dianggap membutuhkan untuk penanganan pemadaman,” ujarnya.
Pengoperasian mobil tangki di kecamatan nantinya akan melibatkan koordinasi lintas unsur. Halikinnor menyebut camat, kapolsek dan danramil akan berkoordinasi dalam pengerahan armada ketika terjadi kebakaran.
“Nanti dikoordinir oleh camat, kapolsek, dan danramil di masing-masing kecamatan,” tegasnya.
Tambahan armada ini menjadi salah satu kebutuhan penting dalam menghadapi karhutla yang masih terjadi di sejumlah kawasan Kotim. Terlebih, keterbatasan sumber air menjadi salah satu kendala yang dihadapi dalam proses pemadaman.
Halikinnor berharap tambahan 10 mobil tangki dapat membuat respons terhadap karhutla lebih cepat dan memperkuat pemadaman, khususnya di kawasan yang berdekatan dengan permukiman masyarakat.
Editor : Juniardi


