SAMPIT, katakata.co id – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Sampit terus memperkuat peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam memastikan program pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berjalan sesuai kebutuhan. Salah satunya melalui pelaksanaan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) Pembinaan Awal di Lapas Kelas IIB Sampit, Kamis (3/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, PK Bapas Sampit melakukan penggalian data secara langsung terhadap WBP. Langkah ini dilakukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi, latar belakang, hingga lingkungan sosial masing-masing WBP.
Informasi yang dikumpulkan tidak hanya berkaitan dengan identitas WBP, tetapi juga mencakup kondisi keluarga, riwayat pendidikan dan pekerjaan, kondisi sosial, serta berbagai faktor lain yang dinilai memiliki keterkaitan dengan proses pembinaan.
Data tersebut kemudian menjadi bahan dalam penyusunan Litmas. Hasilnya diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang objektif sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan bentuk dan program pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan WBP.
Proses penggalian informasi dilakukan melalui wawancara langsung dengan tetap mengedepankan prinsip profesionalitas, objektivitas serta menjaga kerahasiaan data yang diperoleh.
Kepala Bapas Kelas II Sampit, Dannu Priyanto, mengatakan Litmas memiliki posisi penting dalam mendukung proses pembinaan agar tidak dilakukan secara umum, tetapi mempertimbangkan kondisi setiap WBP.
“Penggalian data harus dilakukan secara objektif dan komprehensif agar hasil Penelitian Kemasyarakatan benar-benar dapat menggambarkan kondisi Warga Binaan. Dengan demikian, rekomendasi yang diberikan dapat mendukung pelaksanaan pembinaan yang tepat sasaran,” ujar Dannu.
Menurutnya, data yang akurat menjadi salah satu fondasi dalam menentukan rekomendasi pembinaan. Dengan pemetaan kondisi WBP secara lebih menyeluruh, program yang diberikan diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi proses reintegrasi sosial.
Bapas Kelas II Sampit pun berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas Pembimbing Kemasyarakatan, khususnya dalam penyusunan Litmas yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan pembinaan selama menjalani masa pidana, tetapi juga mempersiapkan WBP agar mampu kembali menjalani kehidupan secara positif dan diterima di tengah masyarakat.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


