Palangka Raya, katakata.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Forum Komunikasi Implementasi Strategi Penguatan Rekrutmen dan Reaktivasi Peserta untuk Universal Health Coverage (UHC) Berkualitas tingkat kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah tahun 2026 di Aula Rapat Bajakah Lantai 2 Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, Deputi Direksi Wilayah VIII BPJS Kesehatan Herman Dinata Mihardia, Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah Sugiyarto, serta jajaran kepala perangkat daerah dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Pj Sekda Kalteng Linae Victoria Aden menegaskan bahwa forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan dalam mendukung target nasional Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Ia menyampaikan bahwa berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), setiap daerah ditargetkan mencapai cakupan kepesertaan minimal 98 persen dan tingkat keaktifan peserta minimal 80 persen.
“Capaian kepesertaan di Kalimantan Tengah secara umum sudah cukup baik, namun masih ada beberapa kabupaten/kota yang belum memenuhi target, baik dari sisi cakupan maupun keaktifan peserta,” ujarnya.
Linae menekankan pentingnya peran pemerintah daerah untuk tidak hanya berfokus pada jumlah peserta terdaftar, tetapi juga memastikan peserta tetap aktif agar dapat mengakses layanan kesehatan saat dibutuhkan.
Menurutnya, keaktifan peserta menjadi indikator penting dalam menjamin perlindungan kesehatan masyarakat. Tingginya cakupan tanpa diiringi keaktifan yang memadai belum mencerminkan perlindungan yang optimal.
Ia juga menekankan sejumlah langkah strategis, di antaranya memperkuat peningkatan keaktifan peserta JKN, melakukan pemetaan penyebab rendahnya keaktifan, mengoptimalkan kolaborasi lintas perangkat daerah bersama BPJS Kesehatan, serta menyusun langkah konkret dan terukur guna mencapai target RPJMN.
“Keberhasilan Program JKN merupakan tanggung jawab bersama sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjamin akses pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Deputi Direksi Wilayah VIII BPJS Kesehatan Herman Dinata Mihardia dalam paparannya menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan seluruh pemerintah kabupaten/kota dalam pelaksanaan program JKN.
Ia menilai, kolaborasi yang telah terjalin menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan cakupan dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Program JKN diharapkan mampu memberikan jaminan dan perlindungan kesehatan yang menyeluruh bagi masyarakat, khususnya di Kalimantan Tengah,” ungkapnya.
Herman juga menyoroti tantangan geografis Kalimantan Tengah yang memiliki wilayah sangat luas, sehingga membutuhkan strategi dan sinergi yang kuat dalam memastikan pemerataan akses layanan kesehatan.
Menurutnya, keberhasilan program jaminan kesehatan tidak hanya diukur dari jumlah peserta, tetapi juga sejauh mana masyarakat dapat merasakan manfaat layanan kesehatan secara nyata.
Forum ini diharapkan menjadi wadah koordinasi yang mampu menghasilkan langkah konkret dalam meningkatkan keaktifan peserta serta memperkuat implementasi Universal Health Coverage (UHC) yang berkualitas di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
Mengakhiri sambutannya, Pj Sekda Kalimantan Tengah secara resmi membuka kegiatan forum tersebut dengan harapan dapat menghasilkan komitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


