PALANGKA RAYA, katakata.co.id — Perkembangan usaha kafe yang semakin menjamur di berbagai sudut kota memberi dampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemerintah Kota menilai sektor kuliner, khususnya kafe dan restoran, kini menjadi salah satu penyumbang penting melalui Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT).
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyampaikan bahwa tren pertumbuhan ini membuka peluang besar bagi optimalisasi penerimaan daerah. Meski demikian, ia menekankan perlunya penguatan sistem pengawasan agar potensi pajak yang ada bisa tergarap lebih maksimal.
Menurutnya, pajak yang dibayarkan konsumen melalui transaksi di kafe sejatinya merupakan titipan yang wajib disetorkan oleh pelaku usaha ke kas daerah. “Pajak itu bukan milik pribadi, melainkan kewajiban yang harus disalurkan untuk mendukung pembangunan,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Sebagai upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, Pemko Palangka Raya memperluas kerja sama dengan sektor perbankan. Jika sebelumnya hanya melibatkan tiga bank dalam sistem pengawasan transaksi, kini jumlah mitra telah berkembang menjadi 12 bank.
Langkah ini dinilai efektif untuk memperkuat sistem pencatatan transaksi sekaligus meminimalisir potensi kebocoran pajak. Integrasi dengan perbankan juga membantu meningkatkan ketepatan pelaporan dari para wajib pajak di sektor usaha kuliner.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga terus melakukan audit serta pengawasan rutin guna memastikan kepatuhan pelaku usaha terhadap aturan perpajakan yang berlaku.
Fairid mengakui, kebijakan ini sempat menimbulkan pro dan kontra di kalangan pengusaha. Namun, ia optimistis bahwa seiring waktu para pelaku usaha akan beradaptasi dengan sistem yang diterapkan.
“Awalnya tentu ada dinamika, tetapi jika sudah berjalan, semuanya akan terasa lebih mudah. Pengalaman penerapan e-parkir sebelumnya juga menunjukkan hal yang sama,” tandasnya.
Dengan sistem pengawasan yang semakin tertata dan meningkatnya kesadaran wajib pajak, Pemko berharap sektor kafe dapat terus menjadi salah satu penopang utama PAD, sekaligus mendorong percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Palangka Raya.
Penulis : Wiyandri
EDitor : Ardi


