PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Wakil Ketua II DPRD Kota Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, menegaskan perlunya penguatan peran Posyandu agar tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan keluarga di tingkat kelurahan.
“Posyandu berpotensi besar menjadi tempat belajar dan berdaya bagi masyarakat, terutama bagi para ibu rumah tangga yang ingin meningkatkan kualitas hidup keluarganya,” ujarnya, Selasa (10/6/2025).
Menurut Nenie, peningkatan fungsi Posyandu harus diarahkan agar bisa menjawab tantangan sosial dan ekonomi yang kini dihadapi banyak keluarga di perkotaan.
“Pendekatan Posyandu sebaiknya tidak semata urusan penimbangan balita, tetapi juga sarana peningkatan kapasitas keluarga dalam menghadapi persoalan modern,” katanya.
Ia menilai perlunya sinergi antara sektor kesehatan, pendidikan, dan sosial agar program Posyandu dapat berjalan efektif dan memberi dampak nyata di masyarakat.
“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci, karena persoalan keluarga tidak bisa diselesaikan hanya dari satu sisi,” tuturnya.
Nenie juga mendorong agar kegiatan di Posyandu mencakup penyuluhan gizi, pelatihan ekonomi kreatif, hingga edukasi kesehatan mental keluarga.
“Materi seperti gizi seimbang dan keterampilan ekonomi bisa menambah daya tahan keluarga, baik secara fisik maupun ekonomi,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa pengembangan Posyandu perlu didukung kebijakan pemerintah daerah agar keberadaannya benar-benar berfungsi sebagai pusat kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah harus memberikan perhatian lebih agar Posyandu menjadi ruang bersama untuk memperkuat ketahanan sosial keluarga,” pungkasnya. (pri/red)


