PALANGKA RAYA,katakata.co.id – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Tengah, Satriadi, menegaskan pentingnya refleksi dan evaluasi dalam setiap tahapan pemilu. Hal ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilihan Umum Bersama Mitra Kerja yang digelar pada 22–23 September 2025 di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Senin (22/9/2025).
Menurut Satriadi, kegiatan yang melibatkan mitra kerja, pemerhati pemilu, hingga perwakilan Komisi II DPR RI ini menjadi wadah untuk saling memberi masukan demi memperkuat kualitas demokrasi di daerah.
“Tujuannya agar ada masukan, refleksi, dan evaluasi, baik bagi Bawaslu maupun bagi mitra kerja, sehingga pengawasan dan penyelenggaraan pemilu semakin baik,” ujarnya.
Satriadi juga menyinggung soal penyelesaian tahapan pemilu di Kabupaten Barito Utara. Ia menyebut penetapan calon terpilih telah berjalan sesuai aturan dan menjadi pembelajaran berharga. “Itu bagian dari refleksi bagi kami sebagai penyelenggara. Pengalaman tersebut akan menjadi dasar untuk memperbaiki langkah pengawasan ke depan,” jelasnya.
Lebih jauh, ia berharap kualitas demokrasi di Kalimantan Tengah semakin meningkat dalam lima tahun ke depan. Harapan itu mencakup penyelenggaraan yang lebih profesional, pengawasan yang ketat, serta partisipasi masyarakat yang terus tumbuh. “Kami berharap partisipasi masyarakat dan kesadaran berdemokrasi semakin tinggi, sehingga setiap tahapan pemilu, baik legislatif maupun presiden, bisa berjalan sesuai aturan dan menghasilkan pemimpin yang berintegritas,” tegas Satriadi.
Kegiatan penguatan kelembagaan ini menjadi salah satu komitmen Bawaslu Kalteng dalam membangun sinergi dengan berbagai pihak, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di daerah. (dri/red)


