PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan di musim kemarau guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurutnya, kebiasaan membakar lahan sangat berisiko memicu karhutla yang berdampak luas terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, pendidikan, hingga sektor ekonomi.
“Selain merusak lingkungan, karhutla juga berdampak pada gangguan kesehatan masyarakat, proses belajar-mengajar, dan perekonomian daerah. Oleh karena itu, kami mengimbau agar seluruh pemilik lahan tidak membakar saat musim kemarau,” ujarnya, Kamis (15/5/2025).
Ia menyampaikan, pemerintah kota bersama aparat penegak hukum akan meningkatkan patroli serta pengawasan di kawasan rawan karhutla dan bagi pelaku pembakaran lahan akan dikenai sanksi tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Di sisi lain, upaya preventif juga tengah disiapkan melalui program pengelolaan lahan tanpa bakar, program ini mencakup pelatihan teknik pertanian ramah lingkungan yang ditujukan bagi petani dan pemilik lahan.
“Kami mengajak semua pihak, terutama masyarakat dan pemilik lahan, untuk bersama-sama menjaga kota cantik tetap aman dari karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan,” tutupnya. (pri/red)


