PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif Norkim mengatakan kelompok tani perikanan di Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, meminta pembangunan fasilitas pembenihan ikan.
“Mereka selama ini harus membeli bibit ikan dari Kalimantan Selatan dan Pulau Jawa dengan harga yang cukup mahal,” ujarnya, Rabu (7/5/2025).
Ia menjelaskan, kelompok perikanan tersebut memasok kebutuhan ikan harian untuk wilayah Kota Palangka Raya, Gunung Mas, Katingan, Kotawaringin Timur, dan Kotawaringin Barat, dengan total 10 hingga 15 ton per hari.
“Untuk Kota Palangka Raya sendiri, kebutuhan hariannya tidak kurang dari 2 ton, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap konsumsi ikan,” ucapnya.
Arif mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perikanan agar serius membangun sentra pembenihan ikan dan melibatkan partisipasi masyarakat.
“Kalau pengelolaannya melibatkan masyarakat, maka pusat pembenihan ini bukan hanya milik pemerintah saja, tapi juga memberi ruang bagi masyarakat untuk mandiri dalam sektor perikanan,” jelasnya.
Ia juga menekankan pengembangan sektor ini bisa menjadi bagian dari strategi memperluas edukasi tentang pentingnya konsumsi ikan melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).
“Ikan lokal seperti gabus yang banyak ditemukan di sini, memiliki kandungan protein tinggi. Ini bisa membantu upaya menekan angka stunting di Palangka Raya,” tutupnya. (pri/red)


