PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Asdy Narang, menilai pemerataan transformasi digital harus diikuti dengan peningkatan literasi dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan teknologi.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur digital saja belum cukup. Masyarakat juga perlu dibekali kemampuan agar teknologi dapat dimanfaatkan secara produktif, aman, dan bijak untuk mendukung kehidupan sehari-hari.
“Masyarakat perlu dibekali pemahaman dan keterampilan digital yang memadai. Dengan begitu, teknologi tidak hanya digunakan sebagai sarana komunikasi, tetapi juga dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan,” kata Asdy, Selasa (16/6/2026).
Politikus NasDem itu menjelaskan, pemanfaatan teknologi dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat di wilayah pedalaman. Dengan akses digital yang memadai, masyarakat dapat memperoleh informasi, mengikuti perkembangan pendidikan, mengakses layanan kesehatan, hingga mengembangkan kegiatan ekonomi.
Menurutnya, kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi juga menjadi faktor penting agar kesenjangan digital antara wilayah perkotaan dan pedalaman tidak semakin melebar.
“Ketika akses digital tersedia dengan baik, masyarakat akan lebih mudah memperoleh layanan pendidikan, kesehatan, informasi, hingga mengembangkan usaha yang berbasis teknologi,” ujarnya.
Asdy menilai pemerintah perlu mengembangkan program literasi digital yang menyentuh masyarakat di tingkat desa. Edukasi tersebut diharapkan tidak hanya mengajarkan penggunaan perangkat dan internet, tetapi juga mendorong masyarakat menggunakan teknologi untuk kegiatan yang memberikan nilai tambah.
Ia berharap penguatan literasi digital dapat berjalan beriringan dengan perluasan akses internet. Kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dunia pendidikan, serta berbagai pihak dinilai penting untuk menciptakan ekosistem digital yang inklusif.
Asdy menegaskan, transformasi digital pada akhirnya harus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah terpencil.
“Transformasi digital harus memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh masyarakat untuk berkembang. Jangan sampai keterbatasan pengetahuan dan keterampilan menjadi hambatan dalam memanfaatkan kemajuan teknologi,” pungkasnya.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


