BUNTOK, katakata.co.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) berupaya memperkuat ketersediaan sumber air di kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pembangunan parit dan embung, Sabtu (24/10/2026).
Langkah tersebut ditujukan untuk mendukung kesiapsiagaan daerah menghadapi kondisi lingkungan yang berpotensi mengalami kekeringan, terutama ketika pasokan air menjadi salah satu kendala dalam penanganan kebakaran.
Sekretaris DPUPR Barsel, Hawinu B. Handen, mengatakan pembangunan parit dan embung merupakan salah satu langkah untuk membantu menyediakan cadangan air di lokasi yang membutuhkan.
Kepala DPUPR Barsel, Ita Minarni, melalui Hawinu, menjelaskan bahwa parit digunakan untuk mengalirkan air menuju embung penampungan. Sarana tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan air ketika petugas melakukan penanganan karhutla.
“Kita membuat selokan atau parit untuk pengaliran air ke embung penampungan air, agar penanganan karhutla dapat dilakukan,” kata Hawinu.
Ia menambahkan, keberadaan sumber air yang memadai diharapkan dapat mengurangi kendala yang dihadapi saat penanganan kebakaran, khususnya di kawasan yang sulit memperoleh pasokan air.
DPUPR Barsel berharap pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan daerah terhadap ancaman karhutla.
Upaya tersebut juga perlu didukung koordinasi lintas instansi dan langkah pencegahan agar risiko kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan serta dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalkan.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


