KatakataKatakata
  • Home
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kalteng
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Sukamara
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Gunung Mas
    • Dinas PUPR Barito Selatan
    • PUPR-PKP Kapuas
  • Legislatif
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Sukamara
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Gunung Mas
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial Budaya
    • Opini
Reading: Bursa Ketua DAD Kalteng Memanas, Ari Yunus Dorong Regenerasi atau Agustiar Sabran Kembali Memimpin
Bagikan
KatakataKatakata
  • Home
  • Pemerintahan
  • Legislatif
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
  • Home
  • Pemerintahan
    • Pemprov Kalteng
    • Pemko Palangka Raya
    • Pemkab Pulang Pisau
    • Pemkab Kapuas
    • Pemkab Barito Selatan
    • Pemkab Barito Utara
    • Pemkab Barito Timur
    • Pemkab Murung Raya
    • Pemkab Katingan
    • Pemkab Kotawaringin Timur
    • Pemkab Kotawaringin Barat
    • Pemkab Lamandau
    • Pemkab Sukamara
    • Pemkab Seruyan
    • Pemkab Gunung Mas
    • Dinas PUPR Barito Selatan
    • PUPR-PKP Kapuas
  • Legislatif
    • DPRD Prov Kalteng
    • DPRD Palangka Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Sukamara
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Gunung Mas
  • Universitas Palangka Raya
  • Politik
  • Hukum & Investigasi
  • More
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial Budaya
    • Opini
  • Box Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
@2023 Copyright Katakata.co.id

Kalimantan TengahPalangka Raya

Bursa Ketua DAD Kalteng Memanas, Ari Yunus Dorong Regenerasi atau Agustiar Sabran Kembali Memimpin

Senin, 19 Oktober 2026 11:43
Bagikan
6 Min Read
Dr. Ari Yunus Hendrawan, Wakil Sekretaris V Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Tengah, menyampaikan pandangannya mengenai regenerasi kepemimpinan DAD Kalteng periode 2026–2031 serta pentingnya memperkuat perjuangan dan kesejahteraan masyarakat Dayak. (Foto: Istimewa)
Bagikan

PALANGKA RAYA,katakata.co.id– Dinamika pemilihan Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah periode 2026–2031 mulai menjadi perhatian. Wakil Sekretaris V DAD Kalteng, Dr. Ari Yunus Hendrawan, menilai pergantian kepemimpinan kali ini menjadi momentum penting untuk menentukan arah perjuangan dan masa depan masyarakat Dayak.

Ari Yunus berpandangan, regenerasi perlu menjadi salah satu pilihan utama dengan memberikan kesempatan kepada generasi muda Dayak yang memiliki kapasitas, visi, serta komitmen untuk memperkuat kelembagaan adat.

Menurutnya, tokoh-tokoh senior yang telah memasuki masa purnabakti tetap mempunyai peran strategis sebagai Inambakas atau tetuha adat, yakni menjadi pengayom, penasihat, dan penjaga nilai-nilai luhur masyarakat Dayak.

“Sudah saatnya generasi muda diberikan ruang untuk tampil memimpin. Sementara tokoh-tokoh senior dapat mengambil peran sebagai tetuha adat yang membimbing dan memberikan nasihat moral, sehingga kesinambungan kepemimpinan tetap terjaga,” ujar Ari Yunus di Palangka Raya.

Ia menegaskan, regenerasi bukan berarti mengesampingkan pengalaman para pendahulu. Sebaliknya, perpaduan antara energi generasi muda dan kebijaksanaan tokoh senior dinilai penting untuk membawa DAD Kalteng menghadapi tantangan zaman.

Akademisi sekaligus penggerak Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) tersebut mengingatkan agar posisi Ketua DAD tidak dipandang semata-mata sebagai jabatan yang menawarkan prestise atau kepentingan pribadi.

Menurut Ari Yunus, kepemimpinan adat memiliki tanggung jawab besar dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat, menjaga keberlangsungan hukum adat, melindungi wilayah adat, serta mendorong peningkatan kesejahteraan warga Dayak.

“Kita harus meluruskan paradigma bahwa DAD bukanlah jabatan politik untuk mengejar kepentingan pribadi, melainkan ruang pengabdian dan perjuangan bagi masyarakat adat. Pemimpinnya harus siap menjadi pelayan masyarakat serta memperjuangkan perlindungan hak adat, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat Dayak,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan filosofi masyarakat Dayak sebagai landasan dalam menjalankan kepemimpinan. Nilai Mamut Menteng, Isen Mulang, Harati, dan Belom Bahadat harus tercermin dalam kebijakan maupun tindakan nyata.

Baginya, pemimpin adat dituntut berani mengambil keputusan, pantang menyerah, mampu memahami persoalan masyarakat, serta tetap menjunjung tinggi etika dan hukum adat.

Di tengah dorongan regenerasi, Ari Yunus juga menyampaikan pandangannya mengenai peluang H. Agustiar Sabran untuk kembali memimpin DAD Kalteng periode 2026–2031.

Ia menilai, apabila belum muncul figur muda yang dinilai siap, memiliki kapasitas, dan mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat Dayak, Agustiar Sabran masih menjadi pilihan yang realistis.

“Jika memang belum ada figur muda yang siap tampil memimpin dan mampu menyatukan masyarakat, H. Agustiar Sabran tetap menjadi pilihan yang realistis dan baik. Menurut saya, kepemimpinan beliau telah menunjukkan upaya nyata dalam Manggatang Utus, yakni mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak,” ungkapnya.

Ari Yunus menilai, kepemimpinan yang berorientasi pada filosofi Manggatang Utus perlu diwujudkan melalui tindakan konkret, bukan sekadar slogan.

Ia menyoroti pentingnya kehadiran pemimpin di tengah masyarakat, keterbukaan dalam mendengarkan aspirasi warga, serta keberanian memperjuangkan kepentingan masyarakat adat.

Selain itu, penguatan kelembagaan adat melalui pemberdayaan Damang dan Mantir Adat dinilainya perlu terus dilakukan. Penyelesaian sengketa sosial secara damai dengan mengedepankan filosofi Huma Betang juga menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat lintas suku dan agama di Kalimantan Tengah.

Dalam bidang sumber daya manusia, ia turut menekankan pentingnya memperluas akses pendidikan tinggi dan beasiswa bagi putra-putri daerah sebagai bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan struktural.

Lebih jauh, Ari Yunus mengingatkan bahwa siapa pun yang nantinya memimpin DAD Kalteng harus mampu menjawab tantangan besar masyarakat Dayak menjelang Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, persoalan narkotika, kualitas pendidikan generasi muda, perlindungan lingkungan hidup, dan keberlanjutan ekonomi masyarakat adat membutuhkan perhatian serius.

Ia menilai, pemberantasan penyalahgunaan narkotika harus menjadi salah satu agenda penting, terutama untuk melindungi generasi muda hingga ke wilayah pedesaan. Upaya tersebut perlu dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor, pendidikan, pencegahan, serta penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku dan penghormatan terhadap hukum adat.

“Generasi muda Dayak harus disiapkan agar mampu menghadapi masa depan. Kita tidak boleh membiarkan narkotika, rendahnya kualitas pendidikan, dan kerusakan lingkungan menghambat perkembangan mereka,” katanya.

Di sisi lain, perlindungan ruang hidup masyarakat adat juga dinilai menjadi agenda mendesak. Ari Yunus menyoroti dampak pertambangan ilegal yang menggunakan merkuri terhadap sungai dan lingkungan di Kalimantan Tengah.

Ia mendorong adanya transformasi ekonomi masyarakat menuju kegiatan usaha yang legal, produktif, dan berkelanjutan. Pengelolaan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), menurutnya, perlu diarahkan agar memenuhi ketentuan hukum, memperhatikan daya dukung lingkungan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

Ari Yunus menegaskan, proses pemilihan Ketua DAD Kalteng tidak semestinya berhenti pada perdebatan mengenai figur. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi ruang untuk merumuskan arah perjuangan masyarakat Dayak dalam menghadapi perubahan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

 

Ia berharap, pemimpin DAD periode 2026–2031 mampu menyatukan generasi muda dan senior, memperkuat kelembagaan adat, serta memastikan masyarakat Dayak memiliki kesempatan yang lebih baik dalam pendidikan, ekonomi, dan perlindungan hak-hak adat.

 

“Orang Dayak harus siap menyongsong Indonesia Emas 2045. Kita tidak boleh membiarkan lahirnya generasi yang kehilangan arah akibat persoalan moral, pendidikan, dan kerusakan lingkungan. DAD harus dipimpin oleh sosok pejuang, baik melalui regenerasi tokoh muda yang kapabel maupun melanjutkan kepemimpinan H. Agustiar Sabran apabila dinilai masih menjadi pilihan terbaik,” pungkasnya.

 

Ia berharap, semangat Penyang Hinje Simpe, Paturung Humba Tamburak, dan Manggatang Utus Dayak terus menjadi landasan dalam memperjuangkan martabat, persatuan, serta kesejahteraan masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah.

Penulis: Wiyandri

Editor : Ardi

TOPIK agustiarsabran, AriYunusHendrawan, DAD Kalteng
Editor Katakata Senin, 19 Oktober 2026 11:43
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please select a rating!

POPULER

Kembalinya Sang Wartawan: Sentuhan “Tangan Dingin” Bung Sigit Mengarsiteki Kejayaan Porwanas Kalteng 2027
Selasa, 29 September 2026 18:57
Asap Ini Bisa Membunuh Kami Perlahan! Maksimalkan Bantuan, Hentikan Retorika, Adili Korporasi, dan Jamin Hak Hidup Rakyat Kalteng!
Kamis, 24 September 2026 22:35
Kapolresta Palangka Raya Tegaskan Tersangka Persetubuhan Anak di Bawah Umur Resmi Ditahan Lagi
Senin, 21 September 2026 19:05
Kasus Tumbang Kalemei, Keluarga Yudhi Kecewa Penanganan Lambat dan Minta Hukum Ditegakkan
Senin, 5 Oktober 2026 21:10
OPINI: Jeritan Hati Seorang Anak Korban Kekerasan Seksual, kepada Hakim Praperadilan
Jumat, 25 September 2026 10:52

Berita Terbaru

ProASN 2026 Diikuti 1.020 PNS, Sekda Kalteng Tekankan Penempatan Berbasis Kompetensi
Kalimantan Tengah Pemprov Kalteng Senin, 19 Oktober 2026 13:10
Subani Dukung Peningkatan Kompetensi Kader Posyandu di Desa Selunuk
DPRD Seruyan Senin, 19 Oktober 2026 10:33
Bapas Sampit Bangun Kekompakan Pegawai Lewat Pertandingan Bulu Tangkis
Sampit Senin, 19 Oktober 2026 10:09
Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Pangan bagi Pelayan Gereja Terdampak Karhutla
Kalimantan Tengah Pemprov Kalteng Minggu, 18 Oktober 2026 18:35
Kasus Dugaan Perundungan Anak Berakhir Damai, Bush Valentino Dorong Pendampingan Psikologis
Kalimantan Tengah Palangka Raya Peristiwa Minggu, 18 Oktober 2026 10:44

You Might Also Like

Kalimantan TengahPalangka Raya

Ari Yunus Hendrawan Dorong Transparansi Perizinan di Kalteng, Tekankan Riset, Antikorupsi hingga Bantuan Hukum

Kamis, 15 Oktober 2026 15:15
Kalimantan TengahPalangka RayaPeristiwa

PH Korban DW: Praperadilan Jangan Mengaburkan Substansi Perkara

Minggu, 27 September 2026 09:45
Kalimantan TengahPalangka RayaPemerintahanPemprov Kalteng

Agustiar Sabran: Pejabat Yang Baru Dilantik Saya Minta Tekankan Kinerja dan Integritas

Sabtu, 19 September 2026 00:18
Kalimantan TengahNasionalPalangka RayaPemprov Kalteng

Agustiar Sabran : Saya Minta Kafilah Kalteng Tumbuhkan Kecintaan Terhadap Al-Quran

Senin, 14 September 2026 10:38
KatakataKatakata
Follow US
© 2023 Global Media Bersaudara | Katakata.co.id
  • Box Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Selamat Datang!

Login ke Akun Anda

Lost your password?