SAMPIT,katakata.co.id – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Sampit terus mendorong peningkatan kapasitas aparatur melalui kegiatan pengembangan kompetensi. Salah satunya diwujudkan dengan menggelar Seminar Pengembangan Kompetensi (Bangkom) Tahun 2026, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Bapas Kelas II Sampit tersebut dimulai pukul 07.30 WIB hingga 10.30 WIB dan diikuti seluruh pegawai.
Seminar menghadirkan Kepala Bapas Kelas II Sampit, Dannu Priyanto, bersama Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Muda, Rusman, sebagai pemateri.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bapas Sampit memperkuat pengetahuan, wawasan dan keterampilan pegawai agar mampu menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan secara lebih profesional.
Selain membahas aspek pelaksanaan tugas kedinasan, forum tersebut juga menjadi sarana untuk membangun kesamaan pemahaman sekaligus memperkuat komitmen jajaran dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada klien pemasyarakatan maupun masyarakat.
Kepala Bapas Kelas II Sampit, Dannu Priyanto, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi merupakan bagian penting dalam membangun organisasi yang mampu mengikuti perkembangan dan tuntutan tugas.
“Pengembangan kompetensi menjadi bagian penting untuk meningkatkan kapasitas pegawai. Dengan kompetensi yang terus diperkuat, kita berharap setiap pegawai mampu melaksanakan tugas secara profesional, bertanggung jawab dan memberikan pelayanan terbaik,” ujar Dannu.
Menurutnya, kompetensi yang diperoleh melalui seminar tidak boleh hanya berhenti pada pemahaman secara teori. Setiap materi yang disampaikan diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Kita ingin apa yang diperoleh dalam kegiatan Bangkom ini benar-benar diimplementasikan dalam pekerjaan. Jadi bukan hanya menambah wawasan, tetapi juga memberikan dampak terhadap peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan,” katanya.
Dannu juga mendorong seluruh pegawai untuk menjadikan pengembangan kapasitas sebagai proses yang berkelanjutan. Hal tersebut dinilai penting mengingat dinamika tugas pemasyarakatan terus berkembang dan membutuhkan aparatur yang adaptif.
Sementara itu, keterlibatan Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Muda Rusman dalam seminar turut memberikan penguatan dari sisi pelaksanaan tugas teknis pemasyarakatan.
Selama kegiatan berlangsung, para pegawai mengikuti materi dan arahan yang diberikan dengan baik. Antusiasme peserta menjadi gambaran adanya komitmen jajaran Bapas Sampit untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus memperkuat kualitas kinerja organisasi.
Bapas Kelas II Sampit berkomitmen agar kegiatan pengembangan kompetensi dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan materi yang disesuaikan kebutuhan organisasi.
Penguatan kapasitas tersebut diharapkan mampu membentuk jajaran pemasyarakatan yang profesional, berintegritas dan adaptif, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan publik yang semakin berkualitas menuju UPT Pemasyarakatan yang PRIMA.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ardi


