PALANGKA RAYA, katakata.co.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya mengingatkan masyarakat agar tidak menyampaikan laporan palsu terkait kebakaran maupun kondisi darurat lainnya. Imbauan ini disampaikan untuk menjaga efektivitas penanganan serta menghindari risiko yang dapat membahayakan petugas di lapangan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdamkarmat, Urianinu Napulangit, menuturkan bahwa pihaknya terus melakukan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai saluran, baik media tertulis, digital, hingga komunikasi langsung, termasuk lewat aplikasi perpesanan.
“Kami rutin menyampaikan edukasi kepada masyarakat agar lebih bijak dalam memberikan informasi, baik secara langsung maupun melalui media digital,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Ia menjelaskan, layanan darurat kini telah didukung oleh call center 112 yang dilengkapi sistem penyaringan informasi. Operator yang bertugas telah dibekali kemampuan untuk memverifikasi setiap laporan sehingga dapat membedakan mana kejadian nyata dan mana yang bersifat tidak valid.
“Melalui sistem yang ada, kami bisa menilai apakah laporan tersebut benar-benar membutuhkan penanganan atau hanya sekadar informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.
Menurutnya, penggunaan teknologi tersebut terbukti membantu mempercepat respons terhadap kejadian darurat. Dengan demikian, petugas dapat lebih fokus menangani peristiwa yang benar-benar membutuhkan penanganan segera.
Meski demikian, Urianinu juga menyoroti masih adanya informasi tidak valid yang beredar di kalangan relawan pemadam kebakaran. Ia mengapresiasi semangat para relawan, namun mengingatkan agar tidak terburu-buru merespons laporan yang belum terverifikasi.
“Kami sangat menghargai semangat relawan, tetapi pastikan informasi yang diterima sudah jelas kebenarannya. Jangan sampai justru membuang waktu dan membahayakan diri sendiri,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa sistem yang digunakan juga mampu melacak sumber laporan secara digital, sehingga lokasi pelapor dapat diketahui dan dicocokkan dengan kejadian yang dilaporkan.
“Jika ada laporan yang tidak sesuai antara lokasi kejadian dan asal panggilan, sistem kami bisa langsung mendeteksinya,” tambahnya.
Dengan dukungan teknologi tersebut, Disdamkarmat berharap masyarakat semakin bertanggung jawab dalam menggunakan layanan darurat. Warga diimbau untuk memastikan setiap informasi yang disampaikan akurat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan optimal.
Penulis : Wiyandri
Editor : Ika


