Kumpulan Puisi Rindu Menyentuh Hati Terbaru 2020

  • Whatsapp

Kumpulan Puisi Rindu Menyentuh Hati Terbaru – Rindu, Sebuah kata yang sering kita dengar sehari hari, namun terkadang kita lupa bahkan tidak tau apa arti “rindu” itu sendiri. Bagi anak-anak muda terutama yang lagi kasmaran, mungkin rindu itu adalah ketika ingin bertemu kekasihnya. Bagi seorang anak yang merantau jauh, ingin berjumpa dengan orang tua dan keluarganya. Kalau kita lihat arti Rindu dalam kamus besar bahasa indonesia (KBBI) Rindu itu adala “sangat ingin dan berharap benar thd sesuatu”. Ya, hal ini seperti kita sampaikan sebelumnya, sangat ingin dan berharap kepada sesuatu. Rindu kampung, artinya berharap berjumpa dengan kampung alias ingin pulang kampung. semakin jauh dan semakin lama meninggalkan kampung biasanya akan semakin rindu akan kampung halaman. Baiklah saudara dan sahabat pembaca yang budiman, saya disini bukanlah maksud untuk memberi kuliah tentang arti rindu seperti yang disampaikan dalam KBBI, mungkin jika anda ingin mendalami tentang artikata atau makna2 bahasa, anda bisa menjumpai langusng orang2 cerdas atau profesor profesor bahasa ditempat anda. ๐Ÿ™‚ Saya disini hanya ingin sedikit berbagi tentang “arti rindu” dalam makna sehari hari sebagaimana yang kita alami, jika yang tertulis di KBBI mungkin hanyalah “teori” hanyalah sebuah kata. Tapi dalam keseharian, rindu itu kita rasakan bukan hanya sekedar ungkapan kata saja.Seperti kata perjuangan, usaha atau berani, mungkin tanpa melihat KBBI pun kita tau apa itu berjuangan dan apa itu keberanian, tapi pada aplikasinya berapa banyak yang sanggup dan benar2 dapat merasakan perjuangan dan arti keberanian? tentu tdk banyak! Begitu juga dengan Rindu, kita boleh mendifinisikan atau mengungkapkan berbagai cara. tapi sekali lagi ini masalah rasa. Adapun, maksud saya menulis ini bukanlah ingin membahas tentang rasa rindu dalam percintaan, apalagi percintaan anak2 remaja yang masih alay-alay apalagi rindu seperti yang di tampilkan sinetron2 itu. Yang butuh puluhan bahkan ratusan puisi untuk mengungkapkanya. Sama sekali bukan itu, itu tentang rasa rindu dalam aspek kehidupan yang menyeluruh dalam kehidupan kita. Sebagai contoh, Seorang mahasiswa saat ini bosan dengan kegiatan kampus, tugas yang menumpuk apalagi jika dosen yang kiler, rasa-rasanya waktu terhenti dan pinginnya cepat berlalu. Tapi ketika selesai kuliah, setelah wisuda dan dapat gelar sarjana. bahkan sudah bekerja dan berkeluarga, rasa-rasanya pingin kembali kemasa kuliah, pingin kumpul sama teman2 lagi walaupun tugasnya menumpuk. tapi dengan tugas menumpuk itu kita dapat merasakan keindahan berkumpul dengan teman2 seperjuangan. Rindu akan dosen yang kiler. Contoh lain lagi, Ada seseorang yang sangat peduli (biasanya ini dialami oleh cewek) kepada anda, tapi anda mungkin merasa sok jual mahal, mungkin pada saat itu anda banyak yang peduli, mungkin karena kecantikan anda(karena anda merasa cantik)? mungkin merasa pintar? kaya? atau sejenisnya? Pada saat itu anda mungkin tidak begitu menghargai sebuah kepedulian seseorang, walaupun kepedulian itu ada mungkin nilainya tidak begitu besar, kenapa bisa demikian? hal ini terjadi karena mungkin yang peduli kepada anda.

Rindu, Sebuah kata yang
sering kita dengar sehari hari, namun terkadang kita lupa bahkan tidak
tau apa arti “rindu” itu sendiri. Bagi anak-anak muda terutama yang lagi
kasmaran, mungkin rindu itu adalah ketika ingin bertemu kekasihnya.
Bagi seorang anak yang merantau jauh, ingin berjumpa dengan orang tua
dan keluarganya. Kalau kita lihat arti Rindu dalam kamus besar bahasa
indonesia (KBBI) Rindu itu adala “sangat ingin dan berharap benar thd
sesuatu”. Ya, hal ini seperti kita sampaikan sebelumnya, sangat ingin
dan berharap kepada sesuatu. Rindu kampung, artinya berharap berjumpa
dengan kampung alias ingin pulang kampung. semakin jauh dan semakin lama
meninggalkan kampung biasanya akan semakin rindu akan kampung halaman.
Baiklah saudara dan sahabat pembaca yang budiman, saya disini bukanlah
maksud untuk memberi kuliah tentang arti rindu seperti yang disampaikan
dalam KBBI, mungkin jika anda ingin mendalami tentang artikata atau
makna2 bahasa, anda bisa menjumpai langusng orang2 cerdas atau profesor
profesor bahasa ditempat anda. ๐Ÿ™‚ Saya disini hanya ingin sedikit
berbagi tentang “arti rindu” dalam makna sehari hari sebagaimana yang
kita alami, jika yang tertulis di KBBI mungkin hanyalah “teori” hanyalah
sebuah kata. Tapi dalam keseharian, rindu itu kita rasakan bukan hanya
sekedar ungkapan kata saja.Seperti kata perjuangan, usaha atau berani,
mungkin tanpa melihat KBBI pun kita tau apa itu berjuangan dan apa itu
keberanian, tapi pada aplikasinya berapa banyak yang sanggup dan benar2
dapat merasakan perjuangan dan arti keberanian? tentu tdk banyak! Begitu
juga dengan Rindu, kita boleh mendifinisikan atau mengungkapkan
berbagai cara. tapi sekali lagi ini masalah rasa. Adapun, maksud saya
menulis ini bukanlah ingin membahas tentang rasa rindu dalam percintaan,
apalagi percintaan anak2 remaja yang masih alay-alay apalagi rindu
seperti yang di tampilkan sinetron2 itu. Yang butuh puluhan bahkan
ratusan puisi untuk mengungkapkanya. Sama sekali bukan itu, itu tentang
rasa rindu dalam aspek kehidupan yang menyeluruh dalam kehidupan kita.
Sebagai contoh, Seorang mahasiswa saat ini bosan dengan kegiatan kampus,
tugas yang menumpuk apalagi jika dosen yang kiler, rasa-rasanya waktu
terhenti dan pinginnya cepat berlalu. Tapi ketika selesai kuliah,
setelah wisuda dan dapat gelar sarjana. bahkan sudah bekerja dan
berkeluarga, rasa-rasanya pingin kembali kemasa kuliah, pingin kumpul
sama teman2 lagi walaupun tugasnya menumpuk. tapi dengan tugas menumpuk
itu kita dapat merasakan keindahan berkumpul dengan teman2 seperjuangan.
Rindu akan dosen yang kiler. Contoh lain lagi, Ada seseorang yang
sangat peduli (biasanya ini dialami oleh cewek) kepada anda, tapi anda
mungkin merasa sok jual mahal, mungkin pada saat itu anda banyak yang
peduli, mungkin karena kecantikan anda(karena anda merasa cantik)?
mungkin merasa pintar? kaya? atau sejenisnya? Pada saat itu anda mungkin
tidak begitu menghargai sebuah kepedulian seseorang, walaupun
kepedulian itu ada mungkin nilainya tidak begitu besar, kenapa bisa
demikian? hal ini terjadi karena mungkin yang peduli kepada anda.

Muat Lebih

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/3113/apa-itu-rindu_5528739ff17e6164508b45ca

Rindu, Sebuah kata yang
sering kita dengar sehari hari, namun terkadang kita lupa bahkan tidak
tau apa arti “rindu” itu sendiri. Bagi anak-anak muda terutama yang lagi
kasmaran, mungkin rindu itu adalah ketika ingin bertemu kekasihnya.
Bagi seorang anak yang merantau jauh, ingin berjumpa dengan orang tua
dan keluarganya. Kalau kita lihat arti Rindu dalam kamus besar bahasa
indonesia (KBBI) Rindu itu adala “sangat ingin dan berharap benar thd
sesuatu”. Ya, hal ini seperti kita sampaikan sebelumnya, sangat ingin
dan berharap kepada sesuatu. Rindu kampung, artinya berharap berjumpa
dengan kampung alias ingin pulang kampung. semakin jauh dan semakin lama
meninggalkan kampung biasanya akan semakin rindu akan kampung halaman.
Baiklah saudara dan sahabat pembaca yang budiman, saya disini bukanlah
maksud untuk memberi kuliah tentang arti rindu seperti yang disampaikan
dalam KBBI, mungkin jika anda ingin mendalami tentang artikata atau
makna2 bahasa, anda bisa menjumpai langusng orang2 cerdas atau profesor
profesor bahasa ditempat anda. ๐Ÿ™‚ Saya disini hanya ingin sedikit
berbagi tentang “arti rindu” dalam makna sehari hari sebagaimana yang
kita alami, jika yang tertulis di KBBI mungkin hanyalah “teori” hanyalah
sebuah kata. Tapi dalam keseharian, rindu itu kita rasakan bukan hanya
sekedar ungkapan kata saja.Seperti kata perjuangan, usaha atau berani,
mungkin tanpa melihat KBBI pun kita tau apa itu berjuangan dan apa itu
keberanian, tapi pada aplikasinya berapa banyak yang sanggup dan benar2
dapat merasakan perjuangan dan arti keberanian? tentu tdk banyak! Begitu
juga dengan Rindu, kita boleh mendifinisikan atau mengungkapkan
berbagai cara. tapi sekali lagi ini masalah rasa. Adapun, maksud saya
menulis ini bukanlah ingin membahas tentang rasa rindu dalam percintaan,
apalagi percintaan anak2 remaja yang masih alay-alay apalagi rindu
seperti yang di tampilkan sinetron2 itu. Yang butuh puluhan bahkan
ratusan puisi untuk mengungkapkanya. Sama sekali bukan itu, itu tentang
rasa rindu dalam aspek kehidupan yang menyeluruh dalam kehidupan kita.
Sebagai contoh, Seorang mahasiswa saat ini bosan dengan kegiatan kampus,
tugas yang menumpuk apalagi jika dosen yang kiler, rasa-rasanya waktu
terhenti dan pinginnya cepat berlalu. Tapi ketika selesai kuliah,
setelah wisuda dan dapat gelar sarjana. bahkan sudah bekerja dan
berkeluarga, rasa-rasanya pingin kembali kemasa kuliah, pingin kumpul
sama teman2 lagi walaupun tugasnya menumpuk. tapi dengan tugas menumpuk
itu kita dapat merasakan keindahan berkumpul dengan teman2 seperjuangan.
Rindu akan dosen yang kiler. Contoh lain lagi, Ada seseorang yang
sangat peduli (biasanya ini dialami oleh cewek) kepada anda, tapi anda
mungkin merasa sok jual mahal, mungkin pada saat itu anda banyak yang
peduli, mungkin karena kecantikan anda(karena anda merasa cantik)?
mungkin merasa pintar? kaya? atau sejenisnya? Pada saat itu anda mungkin
tidak begitu menghargai sebuah kepedulian seseorang, walaupun
kepedulian itu ada mungkin nilainya tidak begitu besar, kenapa bisa
demikian? hal ini terjadi karena mungkin yang peduli kepada anda.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/3113/apa-itu-rindu_5528739ff17e6164508b45ca

Rindu, Sebuah kata yang
sering kita dengar sehari hari, namun terkadang kita lupa bahkan tidak
tau apa arti “rindu” itu sendiri. Bagi anak-anak muda terutama yang lagi
kasmaran, mungkin rindu itu adalah ketika ingin bertemu kekasihnya.
Bagi seorang anak yang merantau jauh, ingin berjumpa dengan orang tua
dan keluarganya. Kalau kita lihat arti Rindu dalam kamus besar bahasa
indonesia (KBBI) Rindu itu adala “sangat ingin dan berharap benar thd
sesuatu”. Ya, hal ini seperti kita sampaikan sebelumnya, sangat ingin
dan berharap kepada sesuatu. Rindu kampung, artinya berharap berjumpa
dengan kampung alias ingin pulang kampung. semakin jauh dan semakin lama
meninggalkan kampung biasanya akan semakin rindu akan kampung halaman.
Baiklah saudara dan sahabat pembaca yang budiman, saya disini bukanlah
maksud untuk memberi kuliah tentang arti rindu seperti yang disampaikan
dalam KBBI, mungkin jika anda ingin mendalami tentang artikata atau
makna2 bahasa, anda bisa menjumpai langusng orang2 cerdas atau profesor
profesor bahasa ditempat anda. ๐Ÿ™‚ Saya disini hanya ingin sedikit
berbagi tentang “arti rindu” dalam makna sehari hari sebagaimana yang
kita alami, jika yang tertulis di KBBI mungkin hanyalah “teori” hanyalah
sebuah kata. Tapi dalam keseharian, rindu itu kita rasakan bukan hanya
sekedar ungkapan kata saja.Seperti kata perjuangan, usaha atau berani,
mungkin tanpa melihat KBBI pun kita tau apa itu berjuangan dan apa itu
keberanian, tapi pada aplikasinya berapa banyak yang sanggup dan benar2
dapat merasakan perjuangan dan arti keberanian? tentu tdk banyak! Begitu
juga dengan Rindu, kita boleh mendifinisikan atau mengungkapkan
berbagai cara. tapi sekali lagi ini masalah rasa. Adapun, maksud saya
menulis ini bukanlah ingin membahas tentang rasa rindu dalam percintaan,
apalagi percintaan anak2 remaja yang masih alay-alay apalagi rindu
seperti yang di tampilkan sinetron2 itu. Yang butuh puluhan bahkan
ratusan puisi untuk mengungkapkanya. Sama sekali bukan itu, itu tentang
rasa rindu dalam aspek kehidupan yang menyeluruh dalam kehidupan kita.
Sebagai contoh, Seorang mahasiswa saat ini bosan dengan kegiatan kampus,
tugas yang menumpuk apalagi jika dosen yang kiler, rasa-rasanya waktu
terhenti dan pinginnya cepat berlalu. Tapi ketika selesai kuliah,
setelah wisuda dan dapat gelar sarjana. bahkan sudah bekerja dan
berkeluarga, rasa-rasanya pingin kembali kemasa kuliah, pingin kumpul
sama teman2 lagi walaupun tugasnya menumpuk. tapi dengan tugas menumpuk
itu kita dapat merasakan keindahan berkumpul dengan teman2 seperjuangan.
Rindu akan dosen yang kiler. Contoh lain lagi, Ada seseorang yang
sangat peduli (biasanya ini dialami oleh cewek) kepada anda, tapi anda
mungkin merasa sok jual mahal, mungkin pada saat itu anda banyak yang
peduli, mungkin karena kecantikan anda(karena anda merasa cantik)?
mungkin merasa pintar? kaya? atau sejenisnya? Pada saat itu anda mungkin
tidak begitu menghargai sebuah kepedulian seseorang, walaupun
kepedulian itu ada mungkin nilainya tidak begitu besar, kenapa bisa
demikian? hal ini terjadi karena mungkin yang peduli kepada anda.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/3113/apa-itu-rindu_5528739ff17e6164508b45ca

Puisi Rindu

Kumpulan Puisi Rindu Menyentuh Hati Terbaru 2020

Malam

Daun bergamit berpaling
muka

Mengambang tenang di
lautan cahaya

Tunduk mengurai surai
terurai

Kelapa lampai melambai
bidai

Nyala pelita menguntum
melati

Gelanggang sinar
mengembang lemah

Angin mengusap menyayang
pipi

Balik-berbalik
menyerah-nyerah

Air mengalir
mengilau-sinau

Riak bergulung
pecah-memecah

Nagasari keluar meninjau

Membanding purnama di
langit cerah

Lepas rangkum pandan
wangi

Terserak harum pemuja
rama

Hinggap mendekap kupu
berahi

Berbuai-buai terlayang
lena

Adikku sayang berpangku
guring

Rambutmu tuan kusut
melipu

Aduh bahagia bunga
kemuning

Diri dihimpit kucupan
rindu

Berdiri Aku

Berdiri aku di senja
senyap

Camar melayang menepis
buih

Melayah bakau mengurai
puncak

Berjulang datar ubur
terkembang

Angin pulang menyejuk
bumi

Menepuk teluk mengempas
emas

Lari ke gunung memuncak
sunyi

Berayun-ayun di atas
alas

Benang raja mencelup
ujung

Naik marak mengerak
corak

Elang leka sayap
tergulung

Dimabuk warna
berarak-arak

Dalam rupa maha sempurna

Rindu-sendu mengharu kalbu

Ingin datang merasa
sentosa

Menyecap hidup bertentu
tuju

Tuhanku apatah
Kekal?

Tuhanku, suka dan ria

Gelak dan senyum

Tepuk dan lari

Semua lenyap, silam
sekali

Gelak bertukaran duka

Suka bersalinkan ratap

Kasih beralih cinta

Cinta pembawa wasangka…

Junjunganku apatah kekal

Apatah tetap

Apatah tak bersalin rupa

Apatah baga sepanjang
masa…

Bunga layu disinari
matahari

Mahluk berangkat
menepati janji

Hijau langit bertukar
mendung

Gelombang reda di tepi
pantai

Salangkan gagak beralih
warna

Semerbak cempaka sekali
hilang

Apatah lagi laguan kasih

Hilang semata tiada
ketara…

Tuhanku apatah kekal?

Kusangka

Kusangka cempaka
kembang setangkai

rupanya melur telah
diseri…

hatiku remuk
mengenangkan ini

wangsangka dan
was-was silih berganti.

Kuharap cempaka
baharu kembang

belum tahu sinar
matahari…

rupanya teratai
patah kelopak

dihinggapi kumbang
berpuluh kali.

Kupohonkan cempaka

harum mula
terserak…

melati yang ada

pandai
tergelak…

Mimpiku seroja
terapung di paya

teratai putih awan
angkasa…

rupanya mawar
mengandung lumpur

kaca piring bunga
renungan…

Igauanku subuh ,
impianku malam

kuntum cempaka putih
bersih…

kulihat kumbang
keliling berlagu

kelopakmu terbuka
menerima chembu.

Kusangka hauri
bertudung lingkup

bulu mata menyangga
panah asmara

rupanya merpati
jangan dipetik

kalau dipetik
menguku segera.

Sunyi

Kuketuk pintu masaku
muda

hendak masuk rasa
kembali

taman terkunci dibelan
pula

tinggallah aku sunyi
sendiri.

Kudatangi gelanggang
tempat menyebung

masa bujang tempat
beria

kulihat siku singgung
menyinggung

aku terdiri haram
disapa…

Teruslah aku
perlahan-lahan

sayu rayu hati melipur

nangislah aku tersedan-sedan

mendengarkan pujuk duka
bercampur.

Kudengar bangsi
memanggil-manggil

tersedu-sedu, dayu
mendayu

tersalah aku diri
terpencil

badan dilambung
gelombang rindu.

Duduklah aku bertopang
dagu

merenung kupu mengecup
bunga

lenalah aku sementara
waktu

dalam rangkum kenangan
lama.

Rupanya teja serasa
kulihat

suaramu dinda rasakan
kudengar

dinda bersandar duduk
bersikat

aku mengintip ombak
berpendar.

Imbau gelombang
menyembahkan lagu

kepada bibirmu kesumba
pati

fikiranku melayang ke
padang rindu

walaupun dinda duduk di
sisi.

Kenangan

Tambak beriak intan
terberai

kemuncak bambu tunduk
melambai

mas kumambang mengisak
sampai

merenungkan mata kesuma
teratai.

Senyap sentosa sebagai
sendu

tanjung melampung
merangkum kupu

hanya bintang cemerlang
mengambang

diawang terbentang
sepanjang pandang

Dalam sunyi kudus mulia

murca kanda dibibir
kesumba

undung dinda melindung
kita

heran kanda menajubkan
jiwa

Dinda berbisik rapat di
telinga

lengan melengkung
memangku kepala

putus-putus sekata dua;

“kunang-kunang
mengintai kita”…

Buah Rindu 2

Datanglah engkau wahai maut

lepaskan aku dari nestapa

engkau lagi tempatku berpaut

di waktu ini gelap gulita.

 

Kicau murai tiada merdu

pada beta bujang Melayu

himbau pungguk tiada merindu

dalam telinganku seperti dahulu.

 

Tuan aduhai mega berarak

yang meliputi dewangga raya

berhentilah tuan di atas teratak

anak langkat musafir lata.

 

Sesaat sekejap mata beta berpesan

padamu tuan aduhai awan

arah menatah tuan berjalan

di negeri manatah tuan bertahan?

 

Sampaikan rinduku pada adinda

bisikkan rayuanku pada juita

liputi lututnya muda kencana

serupa beta memeluk dia.

 

Ibu, konon jauh tanah Selindung

tempat gadis duduk berjuntai

bonda hajat hati memeluk gunung

apatah daya tangan tak sampai.

 

Elang, Rajawali burung angkasa

turunlah tuan barang sementara

beta bertanya sepatah kata

adakah tuan melihat adinda?

 

mega telahku sapa

mergastua telahku tanya

maut telahku puja

tetapi adinda manatah dia

Hang Tuah

Bayu berpuput alun digulung

Bayu direbut buih dibubung

Selat Melaka ombaknya memecah

Pukul-memukul belah-membelah

Bahtera ditepuk buritan dilanda

Penjajah dihantuk haluan ditunda

Camar terbang riuh suara

Alkamar hilang menyelam segara

Armada Perenggi lari bersusun

Melaka negeri hendak diruntun

Galyas dan pusta tinggi dan kukuh

Pantas dan angkara ranggi dan angkuh

Melaka! Laksana kehilangan bapa

Randa! Sibuk mencari cendera mata

โ€œHang Tuah! Hang Tuah! Di mana dia

Panggilkan aku kesuma Parwira!โ€

Tuanku, Sultan Melaka, Maharaja Bintan!

Dengarkan kata bentara Kanan

โ€œTun Tuah, di majapahit nama termasyhur

Badannya sakit rasakan hancur!โ€

Wah, alahlah rupanya negara Melaka

Karena Laksamana ditimpa mara

Tetapi engkau wahai Kesturi

Kujadikan suluh, mampukah diri?

Hujan rintik membasahi bumi

Guruh mendayu menyedihkan hati

Keluarlah suluh menyusun pantai

Angkatan Pertugal hajat dihintai

Cucuk diserang ditikami seligi

Sauh terbang dilempari sekali

Lela dipasang gemuruh suara

Rasakan terbang ruh dan nyawa

Suluh Melaka jumlahnya kecil

Undur segera mana yang tampil

โ€œTuanku, armada Peringgi sudahlah dekat

Kita keluari denganlah cepat

Hang Tuah coba lihati

Apakah โ€˜afiat rasanya diri?โ€

Laksamana, Hang Tuah mendengar berita

Armada Peringgi duduk di kuala

Mintak didirikan dengan segera

Hendak berjalan ke hadapan raja

Negeri Melaka hidup kembali

Bukankah itu Laksamana sendiri

Laksamana, cahaya Melaka, bunga pahlawan

Kemala setia maralah Tuan

Tuanku, jadikan patik tolak-bala

Turunkan angkatan dengan segera

Genderang perang disuruhnya palu

Memanggil imbang iramanya tertentu

Keluarlah Laksamana mahkota ratu

Tinggallah Melaka di dalam ragu…

Marya! Marya! Tempik Peringgi

Lelapun meletup berganti-ganti

Terang cuaca berganti kelam

Bujang Melaka menjadi geram

Galyas dilanda pusta dirampat

Sebas Melaka sukma di Selat!

Amuk-beramuk buru-memburu

Tesuk-menusuk laru-meluru

Lala rentaka berputar-putar

Cahaya senjata bersinar-sinar

Laksamana mengamuk di atas pusta

Yu menyambar umpamanya nyata…

Hijau segera bertuka warna

Sinau senjata pengantar nyawa

Hang Tuah empat berkawan

Serangannya hebat tiada tertahan

Cucuk peringgi menarik layar

Induk dicari tempat behindar

Angkatan besar maju segera

Mendapatkan payar ratu Melaka

Perang ramai berlipat ganda

Pencalang berai tempat ke segala

Dang Gubernur memasang lela

Umpama guntur di terang cuaca

Peluru tebang menuju bahtera

Laksamana dijulang ke dalam segara

Di mana kau kasih
Hatiku terbawa cintamu
Rindu tatapan matamu
Rindu pelukan kasihmu

Perjalanan yang sepi ini
Kadang tertusuk duri di kaki
Bergelumang kotor aku redahi
Siang malam ku mencari

Hatiku yang sudah terbakar membara dengan api cintamu
Kini kau pergi lari meninggalkan aku
Sedih hatiku kau perlakukan begitu
Kerna kau tak sudi memandang padaku

Datanglah kasih datang padaku
Sungguh cintaku masih seperti dulu
Tidak pernah terpadam sejak kau kenaliku
Aku menunggu di aksara rindu

Aku rindu
Aku rindu
Aku rindu

Doa di setiap sujudku..
Moga kau dalam lindunganNya selalu

Aku mengenang kisah lama
Kisah cinta kita berdua
Yang tak pernah telan dek masa
Yang tak pernah sirna

Kau dan aku selalu bersama
Tak pernah hirau tentang kata-kata
Selalu ke taman hati bergurau senda
Hilai tawa mesra kita berdua

Kau nyanyikan lagu untukku
Walau hanya dalam mimpi dapatku bayangkan merdu suaramu
Aku terlena dalam pelukan bayangmu
Terbuai dalam alunan iramamu

Dan kini kasih
Walau kadang aku tak mesra
Kadang hatiku merintih
Kerna fikiranku jauh di sana
Tempatku bermain dan mengungkap kata
Janganlah kau fikir hatiku tiada
Ketahuilah kasih untukmu selalu ada

Kini,
Hanya kau dan aku
Bersama kita tempuh ranjau dan onak
Genggam dan bawa daku bersamamu
Jangan pernah tinggalkan aku

Hanya kau yang terindah

Dengan izin dan redhoNya

Ratu Nefertari

Dingin malam yang menyelimuti aku
Sesekali angin menyapa lembut wajahku membelai rambutku
Aku memandang ke laut luas cuba mengerti alunannya
Dan juga aku cuba mengerti awan yang berarak
Aku memejam mata bermain dengan jiwa

Mula perjalananku
Berliku dan beronar
Tertusuk duri sembilu
Sakit perit menikam hatiku
Terduduk jatuh luka berdarah

Gemerincing tawa hilai mergastua
Ku tutup telinga dan berlari meninggalkan mereka
Sakit perit tak ku hiraukan lagi
Ku biarkan mereka bermain

Aku pasrah
Dan dalam kesendirian aku mencari DIA
Hanya DIA yang bisa membantu aku
DIA tempat mengadu segala perit getir
Terlihat ada sinar disitu

Aku membuka mata terjaga dari lena
Tiada yang indah sebenarnya di alam fana
Yang terindah hanya di sana
Alam terakhir kita

Dan kematian pastikan menjemput tanpa diundang
Aku tidak menyesal sendiri
Di saat kematian aku tetap sendiri
Hanya doa dari kamu kekasih hati
Yang setiap hari mengingatkan aku tentang mati……….

Ratu Nefertari

Aku sudah terbiasa begini
Sentiasa menyendiri
Inilah caraku
Bukan ingin melarikan diri atau menjauhkan diri
Aku sedar aku bukanlah yang terbaik buat kamu semua

Bola mata bergenang air sudah
Hujan membasahi bumi
Mendung diluar seakan tahu hatiku
Sebak dadaku setiap kali mengingat kalian

Aku memandang langit terbuka
Aku tersenyum walau hati menahan sakit luka berdarah tercalar
Tidak pernah hatiku ingin membalas setiap luka
Bukan itu caranya bagiku
Tidak pernah ada perkataan dendam terlahir dari bibirku
Dan tidak pernah terfikir di mindaku jua

Sahabat-sahabatku
Puisi ini buat kalian semua
Sengaja ku baitkan waktu begini
Kerna lewat malam tiada yang terjaga

Biarlah aku sendiri
Dan tak perlu cari aku lagi
Biarlah aku memandang dan mengintai dari kejauhanku
Sesungguhnya rinduku ada buat kalian
Doa disetiap sujudku
Kupinta agar kamu semua baik-baik disana
Jagalah hati, jaga iman dan jagalah kesihatan
Rindu yang tak pernah sirna

Saat ini aku tersenyum puas kerna melihat kalian bahagia

Ya Allah.. Jaga mereka buatku..
Berikanlah kesihatan yang baik buat mereka
Aamiin..

Nukilan hati ;

Tina Razak @ Ratu Nefertari

Embun bayu menyapa lembut wajahku
Kotak fikiran melayang mencari dirimu hai kasihku
Rinduku pada seraut wajah lembut yang selalu mengusapi bayangku
Aku terpana terlena dengan cintamu

Aku cuba meleraikan benang-benang asa
Aku pintal benang-benang cinta
Jala kasih ku tebarkan
Pada angin lalu ku titipkan salam sayang

Kasihku
Walau kau jauh beribu batu
Tak mampu aku menggapai tangan
Tapi kau terlalu dekat dihatiku
Selalu ada saatku kesepian

Aku tak dapat membayangkan kasih
Jika hari ini atau esok hari kau akan meninggalkan aku
Mungkin aku terlalu mengharap padamu
Tapi cinta dan rinduku tulus
Dan aku takut kehilanganmu

Puisi-puisi cinta yang selalu ku baitkan hanya teruntuk buatmu
Kau lah ilhamku
Kau lah kekasihku
Setiaku ke hujung nyawa
Biar tiada lagi hijau bumi

Dengan izin dan redhaNya….

Katakan padakuapa yang kau inginkan
Carilah dalam hatiku apa yang kau mahukan
Tika malam membuka tirainya
Bayangmu entah kemana
Angin sepoi bahasa mengiring lagu duka

Dan aku lagi mencari bayangmu
Ingin memeluk erat tubuhmu
Pada setiap wajah yang terlukis indah
Pada setiap bayang menjelma
Dan pada setiap nama bermain dibibir mereka
Takku pernah indah itu semua

Tika waktu membelah hari
Dan setiap pagi ku hirup secangkir kopi
Hanya wajahmu yang menghiasi
Lalu aku membenar ‘tuk sejenak bermimpi

Kau tak pernah sirna dalam hati ini
Tak pernah sekali aku lupakan dirimu kekasih hati
Hanya namamu terpahat dihati sejak berkurun lama lagi
Hanya wajahmu menghiasi mimpi
Hanya kamu
Hanya kamu yang terindah
Biar berdarah biar pun parah
Aku kan tetap redah

Bila tiada dapat kita bersama didunia
Tunggulah aku dipintu syurga

Kutitip doa disetiap sujudku untukmu kekasih hati

Lewat malam yang sendu
Tiada daya aku menahan rindu
Kadang perjalanan yang berliku
Ku tempuh satu persatu
Aku pasrah pada apa yang berlaku
Jika itu yang mereka mahu dariku

Menanti siang menampakkan matahari
Menunggu mentari kan bersinar lagi
Menunggu bulan tersenyum kembali
Itulah yang ku nanti setiap hari
Tak pernah sirna dari hati ini

Perjalanan yang beronar ini
Cukup untukku fahami
Tidak mahu lagiku terbang tinggi
Jatuh rebah hanya ku sendiri
Dan kau begitu jauh untukku menumpang kaki
Dan sabda cintaku ini cukup untuk kau terokai
Fahamilah jiwa ini

Dan aku sendiri setiap hari
Sentiasa menunggumu di taman hati

Ratu Nefertari

Demikianlah rangkaian Puisi Rindu yang dapat admin rangkum pada kesempatan kali ini,,, semoga bermnafaat dan menjadi motivasi dan inspirasi bagi sahabat semua…

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *