Kumpulan Pantun Teka Teki dan Jawabannya Terbaru 2020

  • Whatsapp

Pantun Teka Teki dan Jawabannya Terbaru – pantun adalah sebuah kata-kata yang bisa dijadikan sebagai mainan dan juga bisa dijadikan sebagai ajang kompetisi untuk meraih gelar sebagai juara pantun, namun saat ini saya rasa sudah tidak ada lagi orang yang melantunkan pantun untuk mengisi waktu yang kosong. Untuk melestarikan budaya pantun ini,

Teka-teki dalam bentuk pantun
dapat dijadikan sebagai alat pemicu pikiran yang cukup efektif. Karena,
teka-teki pada hakikatnya soal yang berupa kalimat (cerita) sebagai
permainan untuk mengasah pikiran. Dalam sastra lisan teks teka-teki
sangat menarik, sebab teka-teki itu kadang-kadang berbentuk puisi,
misalnya dalam bentuk pantun. Teka-teki tersebut menggunakan bahasa
kiasan (seperti yang diterapkan dalam pantun), sehingga menyebabkan
seseorang berfikir untuk mendapatkan jawapan. Dalam hal ini penampilan
teka-teki memang mengharapkan jawaban dari yang mendengarkan. 

Muat Lebih

Pantun Teka Teki

Kumpulan Pantun Teka Teki dan Jawabannya Terbaru 2020

Kelap-kelip kusangka api

Kalau api mana asapnya?

Hilang ghaib disangkakan mati

Kalau mati mana kuburnya?

(Jawabannya: Kilat di langit)

Mak Minah menanak minyak

Kemenyan dibakar dengan setanggi

Dua peha beranak banyak

Untuk mendaki tempat yang tinggi?

(Jawabannya: Tangga)

Mulut manis hati nak baik,

Itulah amalan turun temurun;

Benda apa yang akan naik,

Apabila saja hujan turun.(payung)

Pergi umrah setiap tahun,

Moga sentiasa murah rezeki

Dalam batang ada daun,

Dalam daun ada isi?(lemang)

Pisau lipat dimainnya kera

Tangannya luka lalu terjun

Makan kuat tidak terkira

Kenyangnya tidak tahi bertimbun? (api)

Cik Limah bersama anak lelaki

Duduk makan keropok lekor

Yang mengejar tidak berkaki,

Yang dikejar tiada berekor?(ular dan katak)

Bila kecil boleh ditiup,

Sudah besar janganlah lagi,

Kalau tercucuk ia meletup,

Kalau terlepas terbangnya tinggi.(balon)

Tinggi duduk di atas sekali,

Bukan bulan bukan matahari;

Bila malam ia berseri,

Bila siang ia berganti.(bintang)

Burung nuri burung dara

Terbang ke sisi taman kayangan

Cubalah teka wahai saudara

Semakin diisi makin ringan? (belon)

Budak-budak ramai di pekan

Hari raya membakar petas

Kalau adik pandai kiasan

Apakah buah gugur ke atas?(buah Melaka)

Jikalau tuan tajuk cendana,

Ambil gantang jemurkan pala,

Jikalau tuan bijak bijaksana,

Binatan apa ekor di kepala?

(Jawabannya: Gajah)

Jikalau tuan tajuk cendana,

Ambil gantang sukatkan padi,

Jikalau tuan bijak bijaksana,

Binatang apa bertandung di kaki?

(Jawabannya: Ayam Jantan)

Jikalau tuan tajuk cendana,

Ambil gantang sukatkan pulut,

Jikalau tuan bijak bijaksana,

Binatang apa tandung di mulut?

(Jawabannya: Nyamuk)

Belayar perahu dari Berandan,

Menuju arah Selat Malaka,

Lebar kepala dari badan,

Apakah itu cobalah terkat?

(Jawabannya: Ikan pari)

Burung nuri burung dara,

Terbang ke sisi taman kayangan,

Cubalah cari wahai saudara,

makin diisi makin ringan,

(Jawabannya: Balon)

Hari-hari ke rumaha Cik Hitam,

Melihat orang memotong tebu,

Apa binatang darahnya hitam,

Janggut delapan tulangnya satu,

(Jawabannya: Ikan sontong)

Bukan kerang atau siput,

Berkaki bertangan bukannya kompot,

Terkelip-kelip duduk terseliput,

Merayap sepanjang di paya di rumput.

(Jawabannya: Penyu)

Berdengung bukannya kumbang,

Berbelalai bukannya gajah,

Kelam kabut saja terbang,

Hampir kepada kaum bernyawa.

(Jawabannya: Lebah penyengat/Lalat)

Diukur dijangka-jangka,

Burung merak burung angkasa,

Dengar tuan saya meneka,

Layang-layang gagah perkasa.

(Jawabannya: Kapal terbang)

Pak Pong Pak Mustafa,

Encik Dollah di rumahnya,

diadun tepung dengan kelapa,

Gula Jawa di tengahnya.

(Jawabannya: Kue malaka/Lompang)

Kalau tuan bawa keladi,

Bawa juga sipucuk rebung,

Kalau tuan bijak bestari,

Apa binatang tandung di hidung.

(Jawabannya: Badak)

Kalau tuan muda teruna,

Pakai seluar dengan gayanya,

Kalau tuan bijak laksana,

Biji di luar apa buahnya,

(Jawabannya: Buah Jambu Mede)

Kalau tuan pergi ke kedai,

Belikan saya si gula batu,

Kalau tuan orang yang pandai,

Apa binatang tulangnya satu.

(Jawabannya: Ikan sontong)

Walau dibungkus bukan kiriman,

Sudah takdir Allah yang satu,

Meski ditanam bukan tanaman,

Cubalah teka apakah itu?

(Jawabannya: Mayat/jenazah)

Ambil betik potongkan pisau,

Buah masak pokoknya rendah,

Kecil-kecil berbaju hitam,

Sudah besar berbaju merah,

(Jawabannya: Cabe merah)

Ada sebiji roda pedati,

Bentuknya bulat daripada besi

Bila bermain diikat sekuat hati

Dilempar hidup dipegang mati?

(Jawabannya: Gasing)

Buah budi bedara mengkal

Masak sebiji di tepi pantai

Hilang budi bicara akal

Buah apa yang tidak bertangkai?

(Jawabannya: Buah hati)

Kelap-kelip kusangka api

Kalau api mana asapnya?

Hilang ghaib disangkakan mati

Kalau mati mana kuburnya?

(Jawabannya: Kilat di langit)

Budak-budak bermain batu

Batu dikira satu persatu

Badannya lurus bermata satu

Ekornya tajam apakah itu?

(Jawabannya: Jarum)

Jika tuan membeli tikar

Tikar anyaman dari mengkuang

Kalau tuan bijak pintar

Ular apa membelit pinggang?

(Jawabannya: Taling pinggang)

Pokoknya bulat dan juga rendang

Masam dan hijau ketika muda

Buahnya berbentuk seperti bintang

Sudah masak, kuninglah ia.

(Jawabannya: Belimbing)

Mak Minah menanak minyak

Kemenyan dibakar dengan setanggi

Dua peha beranak banyak

Untuk mendaki tempat yang tinggi?

(Jawabannya: Tangga)

Orang bekerja diberikan upah

Hidangan disaji dalam talam

Gajah putih ditengah rumah

Layar terkembang di waktu malam?

(Jawabannya: Tirai/kelambu)

Gigi berduri telah bersigai

Pembelah kayu ia berguna

Jika tuan orang yang pandai

Benda apakah makannya dua cara?

(Jawabannya: Gergaji)

Jika ke kedai pergi berbelanja

Belikan saya sudu dan senduk

Jika pandai katakan ia

Semakin berisi semakin menunduk?

(Jawabannya: Padi)

Kalau tuan pakai lencana

Pakailah songkok di atas kepala

Kalau tuan bijak laksana

Binatang apakah tiada kepala?

(Jawabannya: Ketam/Kepiting/yuyu)

Pisau lipat dimainnya kera

Tangannya luka lalu terjun

Makan kuat tidak terkira

Kenyangnya tidak tahi bertimbun?

(Jawabannya: Api)

Minah ketawa terjerit-jerit

Melihat koyak pada selular

Orang putih duduk sederet

Pagar di dalam tebing di luar?

(Jawabannya: Gigi)

Tuan puteri belajar menari

Tari diajar oleh Pak Harun

Kalau tuan bijak bestari

Apa yang naik tak pernah turun?

(Jawabannya: Umur)

Buah cermai di dalam lubang,

Tepung digaul minyak sapi,

Anaknya ramai ibunya seorang,

Bila digesel berapi-api?

(Jawabannya: Mancis/Korek api)

Buah budi bedara mengkal

Masak sebiji di tepi pantai

Hilang budi bicara akal

Buah apa tidak bertangkai? (buah melaka)

Ada tubuh ada tangan,

Tiada kepala tiada kaki;

Sangat berguna waktu hujan,

Apakah dia yang dimaksudkan ini.(baju hujan)

Buah budi bidara mengkal

Masak sebiji di tepi pantai

Hilang budi bicara akal

Buah apa tidak bertangkai?(buah hati)

Terbang tinggi si burung helang

Hinggap di atas pohon meranti

Anak ramai ibunya seorang,

Bila bergesel berapi-rapi?(mancis)

Tuan puteri belajar menari

Tari diajar oleh Pak Harun

Kalau Tuan bijak bestari

Apa yang naik tak pernah turun? (umur)

Hidup aman di dalam kota,

Ada pemimpin bernama raja;

Buruh-buruh rajin bekerja,

Askar bertugas setiap masa.(anai-anai/semut)

Ada sebiji roda pedati

Bentuknya bulat daripada besi

Bila bermain diikat sekuat hati

Dilempar hidup dipegang mati? (gasing)

Walau dibungkus bukan kiriman,

Sudah takdir tuhan yang satu,

Meski ditanam bukan tanaman,

Cubalah teka apakah itu?(mayat)

Baca Juga :

Kata Kata

Kata Kata Mutiara

Kata Kata Bijak 

 Sekianlah informasi yang mengenai Pantun Teka Teki yang dapat admin sampikan pada kesempatan kali ini. semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi buat sahabat yang membutuhkan,,,Terimakasih Atas Kunjungi..

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *